Harapan HDP untuk Sisa Pemerintahan Sukma : Semua OPD Terkonsolidasi Sesuai dalam RPJMD

82

SELAPARANGTV.ID- Disinyalir adanya disharmonisasi antara beberapa pejabat tinggi di Pemerintahan Sukiman Rumaksi (Sukma) menjadi perhatian serius dikalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur salah satunya legislator dari partai Golongan Karya (Golkar) Haji Daeng Paelory (HDP).

Wakil ketua DPRD Lotim H. Daeng Paelory menyebut ada beberapa jajaran pejabat sudah mulai menyuarakan aspirasi-aspirasi.”Secara umum mereka tidak boleh karena mereka harus efektif mengemban visi-misi Sukma yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),”kata HDP panggilan populismenya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/01).

Dan itu sebenarnya tidak boleh kata HDP lagi, sebab mereka harus fokus dan mereka harus menyadari tugas mereka selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni pelayan masyarakat. Bukan malah memfungsikan diri untuk politis atau bermain politik praktis.

“Saya berharap terhadap Pemerintah Sukma di tahun baru ini dan sampai ujung jabatannya supaya tetap solid,”ujarnya sembari HDP menerangkan siapa yang harus solid dan Terkonsolidasi dengan baik adalah Bupati beserta seluruh jajarannya. Karena idealnya pemerintah berjalan dengan baik harus solid dan Terkonsolidasi.

Sehingga ia meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur selaku Kepala Birokrasi harus memberikan contoh menata birokasi dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dalam undang-undang. Sebab ASN itu mulai dari sekarang kelihatan berkegiatan politik Praktis, sehingga akan timbul konflik of intrerest-nya. Kalau sudah seperti itu mereka bisa dikatakan sudah tidak efektif untuk mengemban tugas sebagai ASN.

“Sekda harus tertibkan itu, agar tidak ada lagi ASN jabatan eselon dua kampanye, mengingat dibeberapa tahun sisa kepemimpinan Sukma setidak-tidaknya bisa terwujud visi misi Adil Sejahtera dan Aman (ASA) di Lombok Timur,” pungkas HDP koreksi kepemimpinan Sukma tahun 2021 (STV-2)