Juara Satu Masjid Tersehat, Ketua Dewan Pengurus Masjid Al-Amanah Kaget

119

SELAPARANGTV.ID– Menjaga kebersihan tak hanya dilakukan di rumah, tetapi yang paling utama adalah sarana tempat ibadah. Itu yang selalu ditekankan oleh pengurus, maupun remaja masjid Al-Amanah Embung Papak.

Ketua Dewan Pengurus Masjid Al Amanah Embung Papak, Selong, Lombok Timur, H. Hafsan Hirwan, SH. M.Kn saat dikonfirmasi terkait Masjid Al-Amanah menjadi juara tersehat se- Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Lomba Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru yang digelar Polda NTB pada Juni Lalu.

Menurut H. Hafsan, kebersihan sarana dan pengutamaan kesehatan jemaah masjid, bukan hanya melaksanakan perintah agama, tetapi lebih dari mencegah munculnya berbagai jenis virus/kuman yang menyebabkan kesehatan terganggu.

Hal itu yang menjadi prioritas pada jajaran pengurus dan remaja masjid Al-Amanah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjaga jemaaah terhindar dari virus. Namun mengenai kabar terpilihnya masjid Al-Amanah menerima penghargaan kategori Masjid Tersehat pihaknya tidak pernah mengetahui soal itu sebelumnya.

“Soal lomba, kapan di mana, siapa timnya, dan sebagainya. Jujur saja, kami kaget dan tidak tahu sama sekali adanya penilaian ini. Kami hanya melaksanakan tugas dan tanggung jawab saja untuk menjaga kebersihan dan kesehatan Masjid,” terangnya. ”jelasnya Senin,( 09/11) di Masjid Al-Amanah Embung Papak Selong

“Jauh sebelumnya, ketika ada kelonggaran masjid dibuka akibat pandemi, Masjid Al-Ananah masih belum mau buka. Alasan paling utama, karena tidak ingin ada jemaah yang reaktif, lalu akan menjadi bencana bagi para jemaah dan keluarganya,”sambungnya.

Masih menurut Hafsan, ketika ada penghargaan sebagai masjid yang paling sehat di NTB, sangat kami hargai.

Bahkan dengan penghargaan yang diberikan kepadanya tidak akan menjadikan para pengurus masjid lebih santai, justru tanggung jawab manjaga dan meningkatkan kebersihan dan kesehatan ini akan mereka tingkatkatkan.

” Penghargaan ini, justru menjadi semangat untuk lebih ditingkatkan. Dan itu tidak menjadi beban bagi kami, karena itu adalah tanggung jawab kita bersama jajaran pengurus dan remaja masjid yang ada,” tegasnya.

Siapapun dan dari manapun jemaah masjid, tambahnya, harus mematuhi protokol kesehatan yang ada.

” Kalaupun ada jemaah yang akan memasuki area masjid, kalau tidak menggunakan masker, dengan sangat terpaksa kita minta untuk pulang. Bahkan, kalau ada suhu tubuh lebih dari biasanya, jangan berharap bisa masuk ke masjid,” tuturnya, seraya mengungkapkan tindakan tegas ini, semata untuk pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah.

” Jadi, apapun kata masyarakat atau siapapun, semata untuk kepentingan bersama, untuk mencegah penularan virus covid-19, yang entah sampai kapan berhenti,” paparnya
(STV-4)