Forum LDC Gelar Diskusi Radikalisme, Hoax dan UU Omnibus Law

31



SELAPARANGTV.ID – Lombok Discussion Club (LDC) gelar diskusi yang bertemakan Radikalisme, Berita Hoax dan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Rabu malam, (20/10) di Cafe Mogen Pusat Pertokoan Pancor (PTC) Selong, Lombok Timur.

Hadir dalam diskusi tersebut anatara lain

Sekda Lotim Juani Taofik, Kapolres Lotim, AKBP. Tunggul Sinatrio, Kadis Kominfo dan Persandian Lotim Ahmad Masfu’, Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, H.M. Isa, Wakil Panglima Laskar Majelis Mujahidin, Ustaz Taufan Iswandi, Perwakilan FPI Lotim, KSPN NTB, dan Ketua Gerakan Masyarakat. Adapun dalam kegiatan ini dihadiri oleh 45 peserta.

Sekda Juaini Taofik dalam sambutannya mengatakan, diskusi masalah kekinian yang di gelar LDC sangat baik sekali dalam kontek bernegara sehingga menjadi tantangan, karena zaman sekarang kita berperang proxy dan tidak menggunakan senjata lagi seperti dulu.

“Kita tidak berperang lagi dalam menggunakan senjata tapi zaman sekarang kita berperang dengan proxy,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu manfaat hadirnya kita dalam diskusi seperti ini kita bisa melakukan counter radikalisme, isu hoax Undang-Undang Cipta Kerja di tengah-tengah masyarakat saat ini.

“Mudah-mudahan kegiatan diskusi kita bisa mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” ujarnya.

Sementara Kapolres Lotim AKBP. Tunggul Sinatrio, dalam sambutannya mengataan kegiatan diskusi yang digelar ini untuk kemaslahatan bersama, bukan mencari pembenaran melainkan sebagai langkah bersama dalam mencari solusi terbaik untuk Lotim. ‎

Di sisi lain, Presiden LDC, H. Hulain dalam sambutannya mengatakan dari kegiatan diskusi ini tentunya sangat baik dan hasilnya nanti dalam mengcounter berbagai isu hoax mengenai masalah kebijakan dan radikalisme maupun Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kita tidak mencari masalah melainkan bersama-sama mencari solusi untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lotim,” tegasnya.

Setelah berjalannya diskusi yang hangat dan interaktif dan semua narasumber usai memaparkan materinya, seterusnya dilanjutkan dengan mengikrarkan deklarasi cinta damai. Tutupnya (Stv-05)