Berada Di Wilayah Pecatu Desa Lain, Pembangunan PAMDes Di Protes Warga Songak

455

SELAPARANGTV.ID –Pembangunan PAM Desa yang dikerjakan Pemerintah Desa Songak, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, menuai protes.
Aksi protes itu disampaikan Forum Songak Rembug (FSR) melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Dalam pertemuan itu, Ketua Forum Songak Rembug, Mastur menyampaikan bahwa BPD terkesan tidak serius memperjuangkan aspirasi masyarakat. Berdasarkan pertemuan pertama dan kedua, BPD sepakat akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan, DPMD dan Inspektorat Kabupaten Lombok Timur, untuk memfasilitasi protes masyarakat. “BPD tidak berniat melanjutkan apa yang menjadi keresahan masyarakat,” kata Mastur.

Senada dengan Rofi’i Khaeruddin yang beranggapan bahwa pemdes tidak melakukan sosialisasi dalam proses pembangunan PAMDes.
Disebutkan Rofi’i, pembangunan PAMDes ternyata dibangun dilokasi tanah Pecatu milik Desa Keselet.
“BPD seharusnya membaca peraturan perundang-undangan. Jangan hanya membaca satu regulasi kemudian memberikan keputusan yang bisa menimbulkan ketimpangan terhadap pembangunan PAMDes,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Songak, Ada Suci Makbullah menyayangkan proses pembangunan PAMDes yang tidak melibatkan BPD setempat.
“Selesai membahas RKPDes Songak tahun 2019, berkaitan dengan pembangunan PAMDes, kami tidak mengetahuinya. Bahkan untuk dilibatkan dalam prosesnya pun, tidak kami ketahui. BPD hanya mengetahui bahwa pembangunan PAMDes itu dikerjakan setelah ada postingan di medsos dari salah satu perangkat desa,” ujarnya.

Diakuinya, sejak awal tidak pernah dilibatkan baik dalam proses persiapan dan perencanaan pembangunan PAMDes. Termasuk kapan mulai dikerjakan, siapa yang mengerjakannya.

Ketua BPD Songak, juga menyayangkan terkait lokasi pembangunan PAMDes karena tidak mengajak BPD selaku mitra kerja pemdes untuk berkoordinasi terkait status lokasi tanah pecatu yang dianggap belum jelas kepemilikannya.

Usai pertemuan tersebut FSR dan BPD bersepakat membahas kembali tentang kedudukan proyek tersebut apakah di Swakelolakan atau diserahkan kepada pihak ketiga tempat pembangunan sumur bor yang memasuki wilayah Pecatu Keselet.(STV-5)