Putus Sekolah, Bocah Jadi Begal Pasutri

198

SELAPARANGTV.ID-Hasan alias Can, remaja tanggung asal Dusun Keranji, Desa Pare Mas, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, tak berkutik setelah polisi menangkapnya.
Bocah berusia 13 tahun itu salah satu pelaku begal pasangan suami istri (Pasutri) yang beraksi di wilayah Penendem Desa Senyiur, Kecamatan Keruak, 23 November 2019 lalu.
Tim Resmob Polres Lombok Timur bersama dengan anggota Polsek Keruak berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan dirumahnya, Senin malam (25/11) sekitar pukul 22.30 wita.
Menyusul Jumahir alias Ahir, ditangkap tadi pagi Selasa (26/11) pukul. 10.00 wita.
Jumahir rekan Hasan warga Desa Tanah Grogot, Kecamatan Grogot, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Reskrim AKP. I Made Yogi Purusa Utama, saat dikonfirmasi membenarkan kalau anggotanya berhasil menangkap pelaku yang masih dibawah umur yang melakukan aksi kejahatan terhadap pasangan suami istri yang merupakan warga Jerowaru tersebut.

“Pelaku yang kami tangkap masih dibawah umur dan putus sekolah,” Kata Yogi.

Dijelaskan, kasus pembegalan ini terjadi pada tanggal 23 Nopember 2019 dimana pada saat kejadian korban bersama suaminya hendak pulang kerumahnya menggunakan sepeda Motor. Kemudian saat tiba dijalan Raya Penendem, korban di pepet oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan memberhentikan korban.

Pelaku yang berjumlah dua orang langsung memukul korban dan suami korban hingga terjatuh. Setelah korban terjatuh pelaku mengambil tas milik korban. Namun saat pelaku hendak kabur, suami korban menarik tas milik istrinya.

“Korbanpun berteriak meminta bantuan, sedangkan barang yang akan diambil pelaku berhasil di kuasai kembali oleh korban. Sedangkan pelaku kabur kearah Jerowaru menggunakan sepeda motor,” tegasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni berupa kain sarung milik pelaku yang ditinggal di TKP, sepeda motor yang digunakan saat beraksi dan tas milik korban yang berisi uang tunai. (STV-4)