Suryadi JP Minta Dilakukan Investigasi Terbakarnya Pipa Gas Pertamina

303

SELAPARANGTV.CO – Kebakaran pipa penyalur BBM milik Pertamina yang terjadi pada Selasa, 12/10/2019 di pinggir ruas jalan tol Purbaleunyi KM 130, berada tepat di konstruksi layang kereta cepat Jakarta Bandung. Seorang pekerja proyek Warga Negara Asing berkewarganegaraan China dikabarkan tewas.

Menurut petugas pemadam kebakaran, penyebab kebakaran diduga akibat pipa pertamina terkena crane proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Disamping itu, pihak Pertamina memastikan tidak ada kegiatan teknis di lokasi dekat proyek tersebut. Investigasi penyebab masih dilakukan penyelidikan oleh Polisi.

Menurut Suryadi Jaya Purnama, Anggota Fraksi PKS komisi V DPR RI, “Dari kejadian ini beberapa hal yang perlu diinvestigasi. Pertama, kemungkinan penyebab terjadinya kecelakaan kerja, antara lain pekerja asing tidak memahami bahasa dan rambu-rambu yang berlaku di Indonesia atau tidak didampingi oleh pekerja Indonesia. Kedua, rancangan proyek tidak memasukkan informasi peta Pertamina. Ketiga, mekanisme koordinasi antara kontraktor dengan Pertamina.”

“Dampak kerugian akibat terjadinya kecelakaan, yakni Pertama, kerugian yang dialami oleh Pertamina akibat terganggunya penyaluran BBM. Meskipun Pertamina menjamin cadangan masih cukup untuk 17-19 hari ke depan yang diperoleh dari TBBM Padalarang. Kedua, Klkerugian yang terjadi pada lingkungan akibat bocornya BBM.” Tambah SJP, Anggota DPR RI Dapil NTB ini.

Atas kejadian tersebut, Suryadi meminta untuk penghentian sementara pengerjaan proyek KCJB khususnya di sekitar wilayah terdampak kebocoran pipa hingga investigasi memutuskan siapa yang harus bertanggung jawab. Kemudian, mengevaluasi rancangan proyek dan kontraktor yang mengerjakan seksi tersebut, serta memperbaiki mekanisme koordinasi dengan Pertamina di wilayah yang terdapat fasilitas Pertamina. PKS juga mendesak Pemerintah untuk segera mencegah meluasnya dampak akibat bocornya BBM serta memperketat pengawasan terhadap kontraktor sesuai dengan amanat UU No.2 Tahun 2007 tentang Jasa Konstruksi.(STV)